Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

Gambar Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial, maka dari itu pasti membutuhkan orang lain.

Seperti kita tahu, manusia jelas tidak mampu memenuhi segala kebutuhannya sendiri, untuk itu sesama manusia hendaknya saling rukun agar bisa melengkapi satu sama lain.

Kerukunan tersebut bisa tercermin dari kekompakan sesama manusia dalam menjaga persatuan dan kesatuan dalam berbagai aspek.

Supaya lebih jelas kita bisa mulai mempelajarinya dari pengertian persatuan dan kesatuan itu sendiri.

Pengertian Persatuan dan Kesatuan

Ilustrasi Pengertian Persatuan dan Kesatuan

Persatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh dan tidak terpecah-belah. Arti lebih luasnya yaitu berkumpulnya macam-macam corak dari berbagai kalangan,ras,budaya, dan adat istiadat dalam masyarakat yang bersatu dengan serasi.

Kesatuan merupakan hasil dari persatuan yang telah menjadi utuh.  Maka dari itu persatuan dan kesatuan sangat erat hubungannya.

Makna Persatuan dan Kesatuan

persatuan dan kesatuan memiliki makna yang penting dalam hidup kita. via : Siddhant Soni

Tahukah kalian?

Setiap sesuatu yang berharga pasti punya makna. Persatuan dan kesatuan adalah hal penting yang harus dimiliki setiap bangsa.  Makna pokok tersebut antara lain, yaitu :

  1. Menjaga rasa persatuan dan kesatuan dengan menjalin rasa kebersamaan dan saling melengkapi.
  2. Menjalin toleransi dan rasa kemanusiaan dengan hidup berdampingan secara harmonis
  3. Menjalin rasa kekeluargaan,persahabatan,saling tolong-menolong, dan rasa nasionalisme.

Nilai Persatuan dan Kesatuan

musyawarah dalam diskusi jadi salah satu nilai penting lho

Ketika sudah dapat memaknai apa itu persatuan dan kesatuan, kita juga harus bisa memahami nilai-nilai yang terdapat dalam sebuah persatuan dan kesatuan.

Nilai-nilai itu adalah :

  1. Mempertahankan persatuan dan kesatuan wilayah NKRI
  2. Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika
  3. Mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif
  4. Toleransi
  5. Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia
  6. Menerapkan rasa kekeluargaan
  7. Musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan
  8. Bersikap adil

Prinsip Persatuan dan Kesatuan

yuk pahami Prinsip Persatuan dan Kesatuan

Untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa terdapat beberapa prinsip yang menjadi pondasinya. Ada 5 prinsip penting, agar lebih jelas kita akan bahas satu persatu dari :

  1. Prinsip Bhinneka Tunggal

Menjiwai  arti Bhinneka Tunggal Ika itu sendiri, yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.

Dengan beragam kebudayaan,ras, dan agama di Indonesia kita diwajibkan bersatu dalam satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.

  1. Prinsip Nasionalisme Indonesia

Merupakan rasa cinta dan kesetiaan terhadap bangsa Indonesia.  Nasionalisme merupakan sikap politik dari masyarakat yang memiliki tujuan dan cita-cita yang sama.

Namun hal tersebut tidak membuat bangsa Indonesia merasa unggul dan menganggap rendah bangsa lain, karena itu dapat menodai sila yang terkandung dalam Pancasila.

  1. Prinsip Kebebasan yang Bertanggung Jawab

Maksudnya adalah setiap orang diberi hak untuk memenuhi kemauannya asal tidak menyalahi Hak Asasi Manusia.

Jika sampai melanggar dan merugikan orang lain, akan diberikan sanksi berdasarkan perbuatannya.

  1. Prinsip Wawasan Nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara sendiri  berupa cara pandang dan sikap bangsa Indonesia tentang diri dan bentuk geografis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Wawasan Nusantara dilaksanakan guna memenuhi tujuan nasional. Memiliki fungsi sebagai pedoman, motivasi, dan rambu-rambu dalam menentukan keputusan untuk menyelenggarakan negara.

  1. Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi

Sebagai warga negara kita harus bisa mengisi kemerdekaan dengan baik. Caranya dengan melakukan pembangunan dengan dilandasi rasa persatuan.

Contoh Persatuan dan Kesatuan

Menolong Sesama ialah salah satu contoh persatuan dan kesatuan

Setelah mengetahui berbagai prinsip yang memperkuat persatuan dan kesatuan, kita harus bisa menerapkannya dalam bersikap dan berperilaku yang sesuai dengan rasa persatuan dan kesatuan.

Beberapa contoh sikap persatuan dan kesatuan, antara lain :

  1. Saling menghargai dan menyayangi antar sesama anggota keluarga
  2. Selalu bertutur kata sopan
  3. Menjaga kerukunan dengan semua anggota keluarga
  4. Tidak memaksakan kehendak orang lain
  5. Membantu anggota keluarga apabila mengalami kesulitan

Faktor Penghambat

ketimpangan dan ketidak adilan memicu demo

Selain menerapkan sikap persatuan dan kesatuan, sebagai warga negara yang baik kita perlu mengetahui bahwa wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia begitu luas.

Kebudayaan yang ada di dalamnya juga majemuk.

Untuk itu kita sebagai warga negara wajib mewaspadai  faktor penghambat dalam mempererat persatuan dan kesatuan. Beberapa faktor tersebut antara lain, yaitu :

1. Masyarakat Indonesia yang beraneka ragam (heterogen)

Penduduk Indonesia yang beraneka ragam dapat menjadi hambatan dalam membangun persatuan dan kesatuan.

Namun untuk mengatasi hal tersebut sebagai warga Indonesia yang baik kita sepatutnya dapat mengembangkan sikap toleransi dan saling menghormati antar agama, suku, ras, maupun antar golongan.

Perbedaan yang ada harus kita jadikan alasan untuk bersatu, bukan menjadikannya peluang untuk munculnya perpecahan.

2. Kurangnya kesadaran akan gangguan dari luar

Gangguan dari luar ini bisa berbagai bentuk, salah satu contohnya ialah suatu daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain dan lebih memilih menggunakan mata uang yang nilainya lebih besar sebagai alat transaksinya daripada rupiah.

Adapun daerah yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah dan memilih utnuk menyebrang ke negara tetangga dalam melakukan aktivitas kehidupan.

3. Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan yang merongrong NKRI

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia tentu mendapatkan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang menginginkan perpecahan NKRI.

Oleh karena itu, kita harus selalu mewaspadai berbagai faktor yang kemungkinan muncul guna menjaga keutuhan NKRI.

4. Ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan

Ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan akan menimbulkan berbagai rasa ketidakpuasan yang menyebabkan timbulnya masalah SARA, gerakan separatis, serta demonstrasi.

5. Paham Etnosentrisme

Merupakan paham dimana berbagai suku bangsa menonjolkan kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.

Kesimpulan

Kesimpulan dari berbagai uraian yang telah dijelaskan diatas adalah berbagai aspek dalam mempererat persatuan dan kesatuan harus terus tersambung seperti rantai agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia bisa terus terjaga dengan baik.

Vira Mahdiya :Mahasiswi yang hobi menulis, olahraga dan bersosial media.