Listrik Statis

Pernah dengar istilah listrik statis? Menurut kamu apa sih itu listrik dinamis?

Nah, buat kamu yang mungkin belum paham, atau belum tau sama sekali tentang listrik statis, coba nih simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

 

Pengertian Listrik Statis

Pengertian Listrik Statis

Listrik statis merupakan,

Salah satu gejala kelistrikan pada suatu benda namun tidak secara langsung atau benda tersebut tidak dialiri listrik.

Gejala kelistrikan ini banyak ditemui di kehidupan sehari-hari. Gejala kelistrikan ini hanya bisa dirasakan dalam waktu yang singkat.

Secara umum, gejala kelistrikan ini dapat terjadi karena adanya kumpulan arus atau muatan listrik namun dalam jumlah yang statis atau tetap.

Gejala kelistrikan ini tidak berlangsung lama karena tidak adanya listrik yang mengaliri permukaan benda tersebut.

Terlebih lagi, gejala ini biasanya dilakukan pada benda-benda mati dan pasif yang tidak bisa dialiri listrik.

Setelah mengetahui pengertian dari gejala kelistrikan tersebut, bagaimana bisa suatu benda mati bisa menghasilkan listrik tanpa adanya sumber listrik yang mengaliri benda tersebut?

 

Proses Terjadinya Listrik Statis

Proses Terjadinya Listrik Statis

Proses terjadinya listrik statis yaitu karena adanya muatan atom yang tidak sejenis. Pada gejala kelistrikan, Kamu pasti mengetahui bahwa pada listrik terdapat dua buah muatan yang sering dikenal dengan muatan positif serta muatan negative.

Muatan positif yaitu adanya muatan proton memiliki jumlah yang lebih banyak dari pada electron.

Sedangkan muatan negative yaitu jumlah proton lebih sedikit dari pada electron. Pada listrik juga ada benda yang tidak memiliki jumlah muatan baik proton maupun electron dan sering disebut dengan benda yang netral.

Listrik statis bisa terjadi karena adanya muatan negative dan muatan positif pada suatu benda sehingga saling tarik menarik. Arus listrik tidak akan terjadi jika terdapat muatan yang sejenis.

 

Gaya dan Rumus Listrik Statis

Pada pelajaran IPA, Kamu tentu sudah pernah mendengar mengenai Gaya Coulomb.

Hukum Coulomb merupakan suatu hukum fisika yang sudah disimpulkan oleh seorang ilmuan bernama Charles Augustin de Coulomb.

Coulomb menyimpulkan bahwa suatu benda yang memiliki muatan sejenis akan saling tolak menolak pada kuadrat yang sama sedangkan muatan yang berlawanan akan saling tarik menarik pada muatan kuadrat yang sama.

Gaya listrik statis juga disebut dengan gaya elektrostatis atau gaya Coulomb. Gejala kelistrikan ini ternyata bisa dihitung dan dibuktikan menggunakan rumus-rumus dibawah ini.

1. Gaya Coulomb

gaya coulomb

2. Kuat Medan Listrik (E)

Kuat Medan Listrik (E)

3. Energi Potensial (EP)

Kuat Medan Listrik (E)

4. Potensial Listrik (V)

Potensial Listrik (V)

5. Usaha (W)

Usaha (W)

6. Kapasitor Keping Sejajar (C)

Kapasitor Keping Sejajar (C)

7. Energi Kapasitor (W)

Energi Kapasitor (W)

8. Bola Kapasitor

Bola Kapasitor

Keterangan Rumus:

Q : Muatan Sumber

Q : Muatan Uji

ε0 : Permitivitas ruang hampa

R : Jarak antar muatan

k : 8,99 x 109 N m2 C-2

K : koefsien dielektrik

A : luas penampang pada plat

d : Jarak antar keping

WAB : Usaha memindahkan muatan dari A ke B

r : Jari-jari Bola

 

Penerapan Listrik Statis

Penerapan Listrik Statis

Listrik statis ternyata sangat penting bagi kehidupan manusia. Ada beberapa penerapan dari gejala kelistrikan ini yang diterapkan pada teknologi untuk membantu kehidupan manusia.

Beberapa diantaranya yaitu pada generator Van de Graff. Alat ini menghasilkan listrik statis dengan cara menggosokkan pita karet pada roda pemutar.

Selain sepeda generator, mesin fotokopi juga merupakan salah satu penerapan dari listrik statis. Muatan listrik yang terjadi pada mesin fotokopi yaitu adanya daya tarik pada mesin fotokopi tersebut.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa suatu muatan yang berbeda akan saling tarik menarik. Pada mesin fotokopi, benda yang memiliki matan negative yaitu toner sedangkan yang bermuatan positif yaitu pelat.

 

Contoh Listrik Statis dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Listrik Statis dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak sekali contoh-contoh terjadinya gejala kelistrikan terutama listrik statis pada kehidupan sehari-hari.

Selain contoh kegiatan menggosokkan penggaris ke kulit atau ke rambut kemudian didekatkan pada potongan kertas, contoh lainnya yaitu saat adanya debu yang tertempel pada layar kaca televisi Kamu.

Selain itu, Kamu juga bisa membuktikan adanya gejala kelistrikan pada TV yang dimatikan kemudian dekatkan tangan kamu ke layar TV tersebut, pasti Kamu akan melihat beberapa rambut atau bulu tangan Kamu berdiri.

 

Contoh Soal Listrik Statis

Contoh Soal Listrik Statis

Contoh soal:

Titik A berada didalam suatu medan listrik. Kuat medan listrik yang dimiliki titik A yaitu 0,5 NC-1. Apabila titik A ditaruh pada benda dengan muatan listrik sebesar 0,25C, maka berapa besar gaya Coulomb yang bekerja?

Gimana? Udah paham kan tentang listrik statis? Coba tulis di kolom komentar hasil dari contoh soal di atas.

 

Kategori Fisika

Tinggalkan komentar