Jenis Seni Rupa

Sering dengar istilah seni rupa? Tau ngga sih bahwa seni rupa itu banyak loh jenisnya. Penasaran apa aja?

Coba nih simak pembahasan tentang jenis-jenis seni rupa berikut ini.

Apa itu seni rupa?

Pengertian Seni rupa adalah,

Cabang seni di mana di dalamnya dibentuk karya seni menggunakan media yang dapat ditangkap mata serta dirasa melalui rabaan.

Kesan ini akan diciptakan melalui pengolahan konsep seni rupa berupa garis, titik, bidang, volume, bentuk, warna, pencahayaan serta tekstur dengan mengacu pada estetika.

Terjemahan seni rupa dari bahasa Inggris ialah fine art.

Akan tetapi jika disesuaikan dengan perkembangan seni modern, istilah ini akan lebih spesifik lagi pada pengertian seni rupa murni untuk kemudian digabungkan dengan desain serta kriya dalam bahasan visual arts.

Jenis seni rupa sangat beragam, terutama jika dilihat dari tiga kategorisasi utama yaitu berdasarkan

  • dimensi
  • masa
  • fungsinya

Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

 

Jenis Seni Rupa Berdasarkan Dimensinya

Jenis seni rupa dapat dibedakan berdasarkan dimensinya, yaitu seni rupa dua dimensi atau dwimatra serta seni rupa tiga dimensi.

1. Seni Rupa Dua Dimensi atau Dwimatra

Seni Rupa Dua Dimensi atau Dwimatra

Seni rupa dua dimensi atau dwimatra adalah karya seni rupa yang berbentuk dua ukuran saja, yaitu panjang serta lebar.

Biasanya, jenis seni ini hanya akan dapat dilihat dari depan. Contohnya adalah seni lukis, seni ilustrasi serta seni batik.

 

2. Seni Rupa Tiga Dimensi

seni rupa tiga dimensi

Seni rupa tiga dimensi adalah karya sen rupa di mana di dalamnya terdapat tiga unsur yaitu panjang, lebar serta tinggi.

Seni rupa ini akan memiliki unsur kesan ruang, volume serta bentuk dan juga dapat dilihat dari segala arah, bukan hanya dari depan saja.

Sebagai contoh adalah patung, bonsai, diorama, seni keramik dan lain-lain.

 

 

Jenis Seni Rupa Berdasarkan Masanya

Jenis seni rupa berdasarkan masanya akan dapat dibagi tiga, yaitu seni rupa tradisional, seni rupa modern serta seni rupa kontemporer. Berikut adalah penjelasannya.

1. Seni Rupa Tradisional

Artikel utama : Seni rupa tradisional

Seni rupa tradisional

Seni rupa tradisional ialah seni rupa zaman dulu yang telah memiliki pakem serta aturan sendiri. Sifatnya statis, baik dari segi bentuk atuapun gaya, sehingga tidak mengalami perubahan.

Aspek dari seni rupa tradisional ini sendiri akan dipertahankan turun temurun, dari satu generasi ke generasi berikutnya.

 

2. Seni Rupa Modern

Artikel utama: Seni rupa modern

Seni rupa modern

Seni rupa modern ialah karya seni yang telah diperbaharui dari seni rupa tradisional. Aturan serta pola-pola yang ada telah diubah serta mengandalkan kreativitas pembuat seni.

Ada pula yang mengutamakan sifat indivualisme. Sebagai contohnya adalah lukisan, patung, grafis serta kriya.

 

3. Seni Rupa Kontemporer

Seni rupa kontemporer

Seni rupa kontemporer adalah karya seni yang kemunculannya diakibatkan karena adanya tren atau kondisi waktu.

Sifatnya kekinian dan akan terus berkembang sesuai dengan zaman.

 

Jenis Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

Jenis seni rupa berdasarkan fungsi akan dapat dibagi dua, yaitu seni rupa murni serta seni rupa terapan. Berikut adalah penjelasan dan contoh-contohnya.

1. Seni Rupa Murni

Artikel utama : Rangkuman seni rupa murni

Seni rupa murni

Seni rupa murni ialah karya seni yang dibuat murni untuk memenuhi nilai estetika serta berdasarkan ide pembuatnya saja.

Karya seni ini tidak akan digunakan untuk keperluan lain selain memenuhi nilai estetikanya sebagai sebuah karya. Contohnya adalah lukisan.

 

2. Seni Rupa Terapan

Artikel utama : Rangkuman seni rupa terapan

seni rupa terapan

Seni rupa terapan ialah seni rupa yang bertujuan pada nilai pakai. Seni rupa ini tidak hanya dipajang atau dinikmati keindahannya namun juga digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Artinya, kita akan dapat menggunakannya untuk keperluan lain selain untuk pemenuhan nilai estetika. Contohnya ialah keramik, senjaga tradisional serta poster.

Aneka jenis seni rupa di atas juga tidak lepas dari aliran seni rupa yang diusung oleh si seniman. Total ada 20 aliran, mulai dari ekspresionisme, abstraksionisme, naturalisme, realisme, fauvisme, dadaisme, optik, gotik dan masih banyak lagi.

Masing-masing aliran akan memiliki ciri khasnya masing-masing yang bisa jadi pembeda antara satu seni rupa dengan seni rupa yang lain.

Masing-masing aliran juga memiliki tokoh-tokoh yang mempopulerkan aliran tersebut ke tengah masyarakat.

Kita yang tertarik mempelajari seni rupa pastinya sudah tidak asing dengan aliran serta jenis-jenis tersebut di atas.

Pemahaman tentang jenis-jenis serta aliran seni rupa akan menambah wawasan kita terkait bidang seni, terutama bagi kita yang tertarik untuk mempelajarinya lebih jauh.

 

Tinggalkan komentar